Semarak Tahun Baru Hijriah di Ruhul Jadid

Hujan deras yang mengguyur Tigaraksa sebelum subuh semoga menjadi isyarat kebaikan dari langit untuk aksi yang dilakukan santri PQT Ruhul Jadid hari ini, Rabu 20 September 2017.

Di awali pawai, kegiatan menyambut Tahun Baru Hijriah 1439 H dilaksanakan dengan penuh suka cita oleh para santri dan Asatidz yang dikawal langsung oleh aparat keamanan dari unsur kepolisian dan TNI.

Dengan tema ” Berhijrah Menjadi Pribadi Islami dan Pancasilais dengan menumbuhkan rasa kemanusiaan terhadap Penderitaan Saudara Muslim di Rohingya, 250 santri berjalan bersama dengan barisan yang rapih sambil membawa poster dan spanduk sesuai tema di atas. Tampak juga di tengah-tengah mereka, Bendera merah putih dan Pesantren yang berkibar diterpa angin segar berhembus.

Wajah teduh para santri ini sesekali meneriakkan yel-yel dan ajakan untuk bersuka cita menyambut Tahun Baru Islam dan peduli terhadap Muslim di Rohingya. Ada juga santri yang ditugaskan membawa kotak kardus donasi yang dilabeli peduli Rohingya.

Sepanjang perjalanan menuju Masjid Agung Al Amjad, para santri disemangati dengan yel-yel dan nasyid oleh 3 ustadz di atas mobil komando. Masyarakat yang melihat sangat tertarik dengan pawai ini sehingga tidak sedikit yang tergerak untuk berdonasi.

Di Masjid Agung Al-Amjad, 250 santri SDIT menunggu dan siap bergabung dalam barisan pawai sehingga akan menambah panjang dan banyak pesertanya. Sambil menanti, mereka mengisinya dengan melaksanakan shalat dhuha dan menggambar poster-poster.

Akhirnya barisan pawai itu pun tiba, kemudian dilanjutkan rutenya menuju Taman Aspirasi yang terletak di depan kantor DPRD Kabupaten Tangerang. Dengan tetap dikawal aparat keamanan, barisan pawai ini kembali menjadi magnet yang menarik perhatian pegawai Pemda dan masyarakat yang berkendaraan. Terlebih lagi, tampak wajah-wajah mungil dan imut santri kelas 1 dan 2 SDIT yang begitu semangat mengikuti.

Setelah beberapa menit berjalan, tibalah para peserta di Taman Aspirasi. Sambil rehat sejenak menikmati kesegaran air mineral dan Snack dari panitia, mereka bersiap melakukan agenda berikutnya yaitu “Tilawah On The Street”
Meski hari semakin siang, para santri tampak khusyuk menikmati kebersamaan mereka dengan al-Quran.

Selanjutnya, mereka mendengarkan orasi dari Pimpinan Pesantren dan wakil dari ACT yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan donasi untuk muslim Rohingya sebesar Rp. 16.023.500,- yang berasal dari santri, asatid, orang tua siswa dan masyarakat.

Akhirnya, kegiatan ini ditutup dengan doa dilanjutkan operasi semut atau memungut sampah

Leave a comment