Membentuk Anak Shalih dari Luqman Al Hakim

TANGERANG – Sekolah Islam Terpadu Ruhul Jadid menjalin sinergi dengan Lembaga Kemanusiaan Sadaqa yaitu kegiatan parenting pada Sabtu (24/02/2018), mengangkat tema tentang “Membentuk Anak Shalih Menurut Al Qur’an”  dengan pembicara Syekh Ahmad Al Basiem Al Hafidz. Seorang syekh asal Gaza, Palestina.

Dengan materi  “Belajar dari Luqman Al Hakim” salah satu tokoh yang di muliakan Allah, hingga namanya di abadikan di Al Qur’an, Syekh Ahmad Al Basiem Al Hafidz membuka dengan cerita tentang anak-anak Palestina yang bisa tumbuh cerdas dan sholih meski dalam keadaan peperangan yang sangat mencekam.

Kebanyakan orang tua akan beranggapan bahwa anak Palestina telah di berkahi, maka dari itu mudah sekali bagi mereka untuk menjadi anak yang cerdas dan sholih. Namun, Syekh Ahmad Al Basiem Al Hafidz menjelaskan, bahwa anak-anak Palestina dapat seperti itu karena parenting system  sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah yang berhasil diterapkan.

Kemudian Syekh Ahmad Al Basiem Al Hafidz menyampaikan. Bahwa sejak 1400 tahun lalu, Al Qur’an sudah menyampaikan cara parenting yang baik dan benar. Di jelaskan, dalam Al Qur’an Surat Luqman ayat 12 sampai 20. Luqman diberikan hikmah oleh Allah yang dia ajarkan kepada anaknya. “Dimulai dengan mensyukuri apa yang telah kita miliki, termasuk bersyukur memiliki anak seperti ini, seperti itu.” ujar Syekh Ahmad Al Basiem Al Hafidz.

Dalam Surah Luqman dijelaskan, bagaimana cara membentuk karakter anak yang baik, juga dijelaskan dalam surah tersebut, betapa pentingnya mengajarkan anak tentang tauhid dan ibadah sejak dini. Barulah kemudia mengajarkan anak tentang akhlak dan kepribadian yang baik.

Syekh Ahmad Al Basiem Al Hafidz juga menyampaikan, pentingnya membangun kemistri dengan pasangan dan anak, agar membentuk kegiatan parenting yang kompleks dan saling berkesinambungan.

“Orang tua itu termasuk dalam profesi yang sangat penting. Tapi tidak ada sekolah khusus untuk menjadi orang tua. Nah, acara seperti ini sangat baik bagi orang tua dan calon orang tua. Agar mampu mendidik anak yang bukan sekedar baik, tapi juga berkarakter Qur’ani.” Ujar salah satu peserta acara Parenting tersebut.

Acara yang berlangsung kurang lebih selama dua jam ini di tutup dengan penggalangan dana untuk Palestina dengan jumlah donasi yang terkumpul Rp 14.601.150,-. (Alfi Bahaviani, alumni SMAIT Ruhul Jadid)

Leave a comment